HIDUP CERIA
  • Home
  • About Us
  • Contact Us
  • Event
  • VIDEO
  • Facilitators
    • David Budi Wartono
    • Mita Sampepajung
    • Yolanda Dwi Kartikasari
  • Practitioners
    • David Budi Wartono
    • Mita Sampepajung
    • Yolanda Dwi Kartikasari
    • Fransiska Sutanto
    • Arum Sekarwangi Tunjungsari
    • Santi Kertadinata
    • Lineation Team
  • Jadwal Kelas
    • David Budi Wartono
    • Mita Sampepajung
    • Yolanda Dwi Kartikasari
  • Testimoni




Kenapa PIJAT DARI 5 BENUA ini menjadi TEKNIK PIJAT TERBAIK di dunia? 

Hayo, seberapa banyak sih dari kamu yang sudah pernah mendengar atau malah merasakan teknik pijatan yang satu ini? 

Yup, bernama Massage 5 Continents atau Pijatan dari 5 Benua! Teknik ini memiliki kemampuan untuk menyelaraskan dan menyatukan seluruh teknik yang ada di dunia, menyatukannya dalam sebuah alur pijatan, disertai harumnya aromatherapy dan energy magnetism yang berlangsung selama sesi berlangsung, sungguh membuat kamu merasakan tubuhmu menjadi rileks, happy, dan tenang. 

Dengan teknik mata elang dan harimau, plus kuku naga, M5C memberdayakan kamu melalyi kekayaan teknik Asia seperti Shiatsu dan Tuina, yang mana melalui jalur energi meridian membuat tubuh lebih sehat dan seimbang. 

Dilanjut dengan teknik dari Hawai yaitu Lomi-lomi, yang artinya "unique/divine massage", menjadikan M5C alirkan efek gelombang kehidupan ke seluruh tubuhmu dengan sensasi relaksasi yang lembut. 

Kemudian melalui pijatan Turki, dimana biasanya dilakukan di-bath dengan sabun, terapis ahlinya menggunakan lengannya untuk menggengam tangan lengan dan tungkai kaki dengan sentuhan dan tekanan yang energik dan dinamis, yang mana sangat efektif dan sangat relaks. 

Tak ketinggalan, sentuhan dari India yaitu Ayuvedda memberikan sentuhan dan menyilangkan simpul energi kamu yaitu chakra, membawamu alami perjalanan ke India, di mana marma dan titik simpul energi memiliki tempat di dalam M5C. 

Tak kalah penting yaitu pengetahuan akan otot tendon dan struktur anatomi pada tubuh membuat M5C tampak seperti pijatan dari Swedia. 

Kekuatan dari tekhnik M5C ini adalah gabungan dari seluruh tekhnik dalam irama dan energi dari hati, yang mana melipatkan efeknya hingga 1000 kali lipat. Dengan gratitude dan cinta melalui pijatan ini ke dunia dan semesta , ijinkan kamu berbagi gairah dari pijatan 5 Benua melalui tangan dan hati. 

Massage of the 5 Continents Therapy atau Terapi Pijatan dari 5 Benua ini berhubungan dengan energi seperti reiki dan atau magnetism yang secara bersama-sama membawa berbagai jenis pijatan dari berbagai kultur dan benua. (Lomi-lomi, Californian, Swedish, Tuina, Acupressure, Ayurvedic, Shiatsu) 


Persiapan menggunakan essential oil khusus dengan beberapa tahap diaplikasikan, yang pertama pada tahap detoxifikasi, kedua merupakan tahapan relaksasi, dan yang terakhir adalah peremajaan, koneksi dan stimulasi dari system immune. 

Metode terapi dengan magnetism dan reiki berhubungan dengan pijatan yang sangat hebat, pelan, teratur dan dalam ke seluruh tubuh, yang mana mengijinkan energi vital tubuh bersirkulasi langsung di dalam tubuh klien. 

Proses pemijatan ini berhubungan degan energi penyembuhan alami tubuh klien dan energi semesta yang merupak energi vital tubuh (kundalini) yang secara pasti dan lembut bergerak ke atas sepanjang tubuh melalui tulang belakang dalam upaya melepaskan energi yang sangat besar ke jantung. 

Pijatan yang sangat bio dinamis ini membankitkan kemampuan healing tubuh secara alami dengan melepaskan semua energi negatif / memory trauma/ luka batin dan juga toxin yang tertimbun di dalam tubuh kita. 

Sebagaimana terapi psikologis untuk tubuh, pijatan ini mengijinkan perbaikan dan peremajaan dan pelepasan semua emosi negatif, trauma, luka batin dan limitasi kita dan memicu healing dan peremajaan, membuka memori tubuh, secara bertahap membersihkan trauma trauma masa lalu yang tertumpuk di badan kita dan mengijinkan energi kehidupan (libido) bersirkulasi secara bebas. 

Metode pijat ini memberi tubuh dan mental sebuah kondisi untuk melepaskan dan mengiklaskan semuanya dengan cara yang unik. Metode ini mengijinkan perubahan sedikit demi sedikit pengembalian kepercayaan diri, vitalitas hidup, mencapai ketenangan batin, rasa damai, riang ceria, riangnya kehidupan dan terutama menyelaraskan energi emosi yang menyumbat energi kita. 

Oil yang digunakan menggunakan tanaman khusus yang digunakan di Ayurveda, essential oil dan beberapa minyak nabati yang digabungkan dan diolah khusus sesuai fase fase pijatannya. ( tea tree, lemon, eucalyptus, lavender, cypress, ravensare, niaouli, savory, ylang ylang, vetiver, rosemary, peppermint, mandarin, geranium, and ginger).

Bandung, December 2021
Hidup Ceria Team


Hello, Sahabat Ceria. Tulisan ini ditulis oleh salah satu fasilitator Access Consciousness yang bergabung di platform Hidup Ceria, Hanifah Salim. Untuk kamu-kamu yang sudah pernah belajar atau mengambil kelas (kelas-kelas) dari Access Cosnciousness, seperti kelas Bars, Access Facelift, dan berbagai kelas Access lainnya.

Dimulai dengan pertanyaan, "Perlu ga, sih, mengambil ulang kelas-kelas tersebut? Emang dapet apa? Bukannya sama aja?"

Wah ini agak pribadi, buat saya kelas Access itu selalu seru..., kenapa? 
Karena tiap kelas itu unique walaupun yang dibahas sama, tools-nya juga sama malah terkadang facilitatornya juga sama, tapi..., hasilnya tuh beda loh! 

Mereka/partisipan yang hadir pun berbeda, sehingga energi yang terbentuk juga beda, dan menghasilkan sesuatu yang unique! 

Yup, setiap kelas itu ternyata benar benar unique, ketika memilih untuk repeat pemahaman saya semakin dalam dan makin luas yang tersadari, selalu ada yang baru. 

"Awareness is a muscle" The more we learn the more it grows The more we practice the more it become stronger and bigger.

Sudah melirik beberapa facilitator Bars untuk saya ikuti kelasnya, talk to the entities begining juga sudah repeat sebenarnya, masih looking forward buat ikut kelas TTTE begining berikutnya and more business hours class. 

Somehow saya tidak pernah merasa rugi mengikuti kelas kelas itu, selalu ada jalan mencapainya ketika saya memutuskan untuk memilihnya. Saya bertemu dengan para facilitator baru dan teman teman baru yang hebat dengan keunikannya tersendiri, yang dengan senang hati memberi saya sesi swap yang selalu berbeda. 

Taukah kamu bahwa mereka itu para pencari kesadaran yang dengan senang hati membagikan apa yang mereka temukan di alam semesta ini, those gems, the abundance of our univers If you do repitition class dont worry doesn't mean you are slow, realize that its your curiosity, thats what makes you grow, thats what I told my self. 

I would love to grow more and more, and seeing you, my fellas growing is one of my joys too, one of the things I became facilitator myself. 

What a journey, I wonder who will show up and walk with me as I made a demand to keep walking. And I question.... is there anyone else out there? I'll see you soon somewhere in our abundance universe. 

Hanifah Salim, 
Access Consciousness Facilitator
-Bandung-
Apakah Access itu adalah CULT/ Pemujaan?


Hello, Sahabat ceria! Semoga pada sehat dan penuh semangat dalam menjalankan aktivitas hariannya, ya! 
Masih ingat dengan artikel berbahasa Inggris dengan judul "Is Access a Cult?" yang kami postkan beberapa waktu lalu dan janjikan akan posting juga dalam versi bahasa Indonesianya? 

Itu loh, sebuah tulisan karya salah seorang fasilitator Access Consciousness bernama Chustisa Bowman, yang versi aslinya bisa kalian baca di di artikel "Is Access a CULT?" ini. 

Dan sesuai janji, yuk, berikut adalah versi Bahasa Indonesia yang sudah kami coba terjemahkan agar mudah dimengerti oleh teman-teman yang ingin membacanya dalam versi our native language, ok?

Apakah Access itu Sejenis Cult/Pemujaan?

Chustisa Bowman, the author.

Saya seringkali ditanya, “ Apakah Access adalah sebuah kultus/CULT? 

Hal ini mendorong saya untuk meneliti tentang apa sebenarnya kultus itu dan mengapa orang-orang memiliki ketakutan yang intens serta kegelisahan tentang kultus atau pengkultusan. 

Kapanpun orang berbicara tentang cult/kultus, memancing saya untuk menanyakan pertanyaan sederhana ini, "Apa yang kamu maksudkan dengan istilah kultus?" Dan saya menemukan bahwa ketika orang-orang berpikir tentang "kultus", mereka seringkali berpikir akan  se kelompok/komunitas rahasia yang dipimpin oleh seroang pemimpin karismatik dengan pengikut yang taat hingga fanatik, yang keyakinan atau praktiknya dianggap abnormal atau nyeleneh.  

Untuk kebanyakan orang, kata dari “kultus” memunculkan imajinasi gambaran orang-orang berpakaian aneh dengan kepala dicukur, menari, dan bernyanyi di sudut jalan yang sibuk, atau sekelompok kecil ekstremis yang bersembunyi di rumah pertanian terpencil. 

Kata ini dapat memunculkan gambaran se kelompok orang yang mengasingkan diri dari teman, keluarga, dan bahkan masyarakatnya, atau kelompok agama yang terlibat dalam praktik berbahaya, kriminal, tidak etis, dan licik. 

Istilah "kultus" sering digunakan secara umum oleh orang-orang yang mungkin tidak sepenuhnya menyadari arti dan konotasinya. Kebanyakan orang percaya bahwa kultus adalah sesuatu yang negatif yang menyimpang dari batasan opini masyarakat umum tentang apa itu "norma" atau apa yang mendefinisikan "kebaikan sosial". 

Konsepsi negatif kultus hari ini menyiratkan se kelompok spiritual yang memiliki keyakinan yang tidak normal, berkarakteristik/bersikap yang tidak normal, atau kepercayaan aneh, keyakinan yang sangat mengendalikan dan mengikat dan terlibat dalam praktik kriminal. 

Banyak ide seputar definisi kultus dibentuk oleh media (film, berita, dll). 

Jadi, apa sebenarnya kultus itu? 

Sebenarnya dalam pengertian aslinya, kata 'kultus' tidak lah  menyimpang. 
Berasal dari French Culte, dan berakar dari bahasa Latin cultus, yang berarti "peduli" dan "pemujaan." Ide itu berasal dari bahasa Latin cultus – bentuk lalu (past tense) dari colere, yang berarti "membudidayakan". 

Kata itu digunakan dalam arti "memuja" atau merujuk pada dewa. 
Buku Ensiklopedia dunia menjelaskan bahwa "secara tradisional, istilah kultus mengacu pada segala bentuk ibadah atau ketaatan ritual". 

Dengan kriteria itu, semua organisasi spiritual dan keagamaan dapat diklasifikasikan sebagai aliran sesat. Dalam teks-teks akademis, misalnya, kita sering dapat menemukan gereja Kristen mula-mula yang disebut sebagai kultus serta referensi untuk hal-hal seperti Sekte Perawan Maria. 

Sebaliknya, dalam penggunaan umum masa kini, kata "kultus" memiliki arti yang berbeda. Namun, tidak satu pun dari definisi aslinya adalah apa yang dipikirkan orang ketika mereka menuduh suatu kelompok sebagai aliran sesat. 

Sejak pertengahan 1900-an, publisitas tentang kultus telah menggeser arti awal mula dari istilah kultus dan mengubahnya menjadi konotasi yang jauh lebih menghina, negatif dan menghakimi. 

Saat ini, banyak orang menggunakan istilah tersebut untuk merujuk pada gerakan atau kelompok apa pun yang mereka anggap tidak standar atau berbahaya. Ini biasanya mencakup apa yang oleh penegak hukum dianggap kultus berbahaya atau merusak (seperti yang mempromosikan pembunuhan, pelecehan, atau bunuh diri). 

Sebelum memeriksa pertanyaan "Apakah Access sebuah kultus?", mari kita memikirkan tidak hanya definisi Buku Ensiklopedia Dunia, tetapi juga apa yang dikatakan oleh komentator terkemuka di bidang kultus dan sifat gerakan massa. 

Salah satu pemimpin pemikiran seperti itu, Eric Hoffer, seorang penulis buku terlaris, The True Believer, menyatakan bahwa "sebuah kultus (gerakan massa) menarik dan mempertahankan pengikut bukan dengan doktrin dan janjinya tetapi dengan perlindungan yang ditawarkannya dari kecemasan, kemandulan, dan ketidakbermaknaan keberadaan individu”. 

Namun, dia juga mengakui bahwa beberapa gerakan itu bagus, sementara yang lain tidak. Dia hanya melihat karakteristik dan taktik, bukan moralitas gerakan. Buku ini menyelidiki psikologi orang-orang yang frustrasi dan tidak puas, mereka yang dengan penuh semangat akan mengorbankan diri mereka sendiri untuk tujuan apa pun yang mungkin membuat hidup mereka yang tidak berarti menjadi bermakna. 

Orang-orang yang tidak terpengaruh berusaha untuk melibatkan diri mereka sendiri dalam gerakan-gerakan ini dengan mengadopsi sikap-sikap fanatik yang, menurut Hoffer, pada dasarnya merupakan pelarian dari diri sendiri. 

Hoffer menekankan bahwa "Bagi mereka yang frustrasi, gerakan massa (kultus) menawarkan perubahan untuk seluruh diri atau untuk elemen-elemen yang membuat hidup lebih kuat yang mana mereka tidak dapat bangkitkan dari diri mereka sendiri". 

Setelah mempelajari buku "The True Believer", saya memperoleh lebih banyak kejelasan dan kesadaran akan perbedaan utama yang membedakan Access dari apa yang saat ini didefinisikan sebagai aliran sesat oleh masyarakat umum, media, dan penegak hukum. 

Menggunakan definisi Hoffer, Access adalah apa yang dia gambarkan dalam bukunya sebagai "organisasi praktis". Eric Hoffer juga menjelaskan kontras antara organisasi praktis dan kultus, yang paling baik diringkas dalam kata-katanya sendiri, "Ada perbedaan mendasar antara daya tarik gerakan massa dan daya tarik organisasi praktis. 

Organisasi praktis menawarkan peluang untuk kemajuan diri. Di sisi lain, gerakan massa (kultus) menarik dan mempertahankan pengikut bukan karena dapat memuaskan keinginan untuk memajukan diri, tetapi karena dapat memuaskan hasrat untuk menyangkal diri. 

Kultus menawarkan pengganti yang mana untuk seluruh diri atau untuk unsur-unsur yang membuat hidup tertahankan dan yang tidak dapat mereka bangkitkan dari diri mereka sendiri. 

Di antara wawasan Hoffer tentang gerakan massa (kultus) adalah bahwa mereka adalah jalan keluar bagi orang-orang yang signifikansi individualnya kecil di mata dunia dan --- yang lebih penting --- di mata mereka sendiri. 

Dari sudut pandang Hoffer, Access memang merupakan organisasi praktis karena ini tentang memfasilitasi kesadaran, kesadaran, pengetahuan, dan pengembangan diri. 

Target Access adalah untuk memberdayakan individu setiap saat untuk mengetahui bahwa mereka tahu dan mengetahui bahwa mereka dapat memilih untuk melangkah ke dalam kehebatan mereka yang sebenarnya. 

Access tidak menawarkan pengganti untuk apa yang digambarkan Hoffer sebagai "keseluruhan diri" karena ini memberdayakan Anda untuk membangkitkan sumber daya, kesadaran, dan pengetahuan batin Anda sendiri. 

Eric Hoffer mengemukakan bahwa sebuah organisasi adalah kultus jika kekuatan organisasi berasal dari kecenderungan pengikutnya untuk tindakan bersatu dan pengorbanan diri, paling baik diringkas dalam kata-katanya sendiri, "Kesibukan utama dari gerakan massa (kultus) adalah untuk membina, menyempurnakan dan melestarikan fasilitas untuk tindakan bersatu dan pengorbanan diri ...., setiap kelompok atau organisasi yang mencoba, karena satu dan lain alasan, untuk menciptakan dan memelihara kesatuan yang kompak dan kesiapan yang konstan untuk pengorbanan diri biasanya mewujudkan kekhasan suatu gerakan massa (kultus)”. 

Sebaliknya, kekuatan dan pertumbuhan Access tidak bergantung pada kapasitasnya untuk membangkitkan dan memuaskan hasrat untuk melepaskan diri. Sebaliknya, itu mendorong orang untuk menghasilkan prioritas mereka untuk kemajuan diri. 

Sebenarnya, Access itu mengilhami orang untuk bersedia membiarkan diri mereka menjadi yang pertama dan terpenting dalam hidup mereka dan berhenti menjadikan kebutuhan, keinginan, dan keinginan orang lain sebagai sumber penciptaan. 


Apa yang dilakukan Access adalah menyediakan alat dan wawasan yang memberdayakan orang dengan kesadaran akan fakta bahwa mereka memahami, mengetahui, menjadi, dan menerima segalanya tanpa batas. 

Access memberdayakan orang untuk mengetahui bahwa mereka selalu memiliki pilihan. Ini tentang kesadaran, pilihan, dan kemungkinan, bukan pengecualian. 

Menurut Hoffer, kultus tidak dapat melakukan ini, karena jika mereka melakukannya, mereka akan menghancurkan diri mereka sendiri apabila mereka membiarkan individu memiliki kepentingan, pilihan, dan kesadaran diri. 

Hoffer menyatakan dalam bukunya bahwa, "sebuah gerakan massa pasti akan kehilangan banyak ketika ia mengendurkan kekompakan kolektifnya dan mulai menyetujui kemajuan diri sebagai motif aktivitas yang sah .... Hal yang sama berlaku untuk organisasi keagamaan dan revolusioner: apakah atau tidak mereka berkembang menjadi gerakan massa kurang bergantung pada doktrin yang mereka khotbahkan dan program yang mereka proyeksikan daripada pada tingkat pra-pendudukan mereka dengan persatuan dan kesiapan untuk pengorbanan diri". 

Dari sudut pandang ini, Access tidak sesuai dan tidak memenuhi kriteria sebagai kultus karena tidak mengharuskan orang untuk mengorbankan diri atau memiliki kemauan untuk membubarkan diri dengan kehilangan perbedaan individu mereka dalam keseluruhan kolektif yang kompak. 

Hoffer menekankan bahwa untuk menjadi bagian dari kultus dan keseluruhan yang kompak, para anggota kultus harus mengorbankan banyak hal. Kultus mengharuskan mereka untuk melepaskan privasi, penilaian individu, dan seringkali kepemilikan individu. 

Mereka harus menjadi pengikut fanatik (orang percaya sejati) dan menjalani hidup mereka dengan sudut pandang pemimpin kultus. Sebaliknya, pendiri Access tidak tertarik untuk mengumpulkan pengikut. Dia tertarik pada pemberdayaan dan dia mengatakan bahwa membuat orang lain mengikuti seorang pemimpin bukanlah kepemimpinan. 

Ada perbedaan antara seseorang yang mengambil alih dan seseorang yang menjadi pemimpin. Kultus mengambil alih hidup Anda. Seorang pemimpin sejati adalah orang yang tahu ke mana mereka pergi dan mengundang Anda untuk ikut jika Anda mau. 

Dan jika Anda tidak memilih, itu pilihan Anda. Selain itu, Access Consciousness tidak dapat dikatakan menyebarluas sebagai kultus karena Access mendorong orang untuk memahami dan mengetahui dan mengakui bahwa 'Tidak seorang pun dan tidak ada yang lebih berharga daripada kesadaran dan pilihan Anda dan yang paling penting untuk tidak pernah melepaskan sudut pandang Anda demi orang lain'. 

Access Consciousness tidak mengharuskan Anda untuk mengambil sudut pandang tentang apa pun. Itu tidak mengharuskan Anda untuk percaya apa pun. Anda bahkan tidak perlu percaya bahwa alat Access Consciousness akan bekerja , dalam upaya untuk mempelajari dan mempraktikkannya dengan sukses. 

Ini memudahkan Anda untuk mendapatkan apa sudut pandang Anda, karena Andalah yang tahu segalanya tentang hidup Anda dan apa yang benar untuk hidup Anda. 

Access menyarankan Anda untuk hanya melepaskan sudut pandang Anda jika Anda melihatnya sebagai batasan. Kesadaran Access tidak memiliki jawaban, hanya pertanyaan. Access Consciousness mendorong Anda untuk bertanya: 
Bagaimana jika sudut pandang Anda tidak harus menjadi batasan? 
Bagaimana jika sudut pandang yang Anda miliki adalah sebuah kemungkinan? 

Jadi ... Apakah Kesadaran Access adalah aliran sesat atau sumber pemberdayaan?

Sumber tulisan: Website Access Consciousness


Testimoni Lily Tasman untuk HidupCeria tentang Kelas Talk To the Entities.

Halo, Sahabat Ceria!
Semoga pada sehat dan tetap semangat dalam menjalankan aktivitas hariannya, ya!

Btw, hari ini, Mimi, dari tim admin ceria mau share sebuah testimoni dari Cici Lily Tasman, tentang keseruan dan kontribusi yang didapatkannya dari kelas Talk to The Entities, yang diikutinya beberapa waktu lalu. 

Mimi sengaja tidak mengubah penuturan Ci Lily, agar teman-teman semua dapat merasakan energi dari ungkapan orisinil yang disampaikan beliau, ya. 

Yuk, langsung ke testimoni beliau di bawah ini, yuk! 




Thank You, semuanya, dokter David yang sudah fasilitasiin, semua para peserta yang sudah berkontribusi dan semua yang telah membantu beberapa hari ini —> telur omelet and breakfast Ruth’s-nya enak 🀩
Kelas ini ternyata ga semengerikan yang saya pikir sebelumnya. Saya kira tadinya kita diajak berkomunikasi sama hantu2, lo😁🀣, makanya saya tolak mati-matian πŸ™Š. 

Ga bole komunikasi sama hantu kalo di agama dan iman saya soalnya kan. 
Strictly No 😁kan. Eh tapi awareness diriku manggil-manggil dan nyiapin badanku untuk ikut kelas ini.

Ya udah saya daftar di hari terakhir, walaupun kemudian sakit perut pas udah siap mau berangkat di hari pertama/intro 🀣 karena kebanyakan judgement sama kelas ini (Whatt !! Baru saya sadar.. whose does this belongs to? πŸ™ŠπŸ€£).

Ternyata kelasnya keren, loh!. Ga ada tuh yang soal berkomunikasi sama hantu-hantu, melanggar keyakinan iman, melakukan hal-hal yang melanggar agama dan keimanan. 
Sama sekali ga ada 🀣. 

Dan setelah ikut kelas ini pun, ternyata tidak membuat saya menjadi klenik, dukun, sesat, ngaco , murtad dsb, sudah saya cek semuanya, keluar dan kedalam hati saya dan diri saya , ternyata benar, ga ada dari bagian diri saya yang jadi gitu πŸ˜….

Yang ada, malah saya jadi tambah tau dan aware = waras, dan saya jadi lebih memahami betapa dalam dan luasnya “dunia kewarasan” Tuhan dan termasuk di dalamnya dunia kewarasan saya ternyata —> Dunia awareness dimana Tuhan dan semua ciptaan yang ada. 

Betapa besarnya potensi yang Tuhan berikan juga buat diri saya, dalam kejadian lahirnya saya dan semua peristiwa yang saya alami dalam hidup ini. 

Baca juga Testimoni Perjalanan Bersama Access Consciousness Lily Tasman

Kelas ini membuka mata saya dan membuat saya melihat dengan lebih jelas keberadaan hidup dan tujuan saya di muka bumi ini. Justru, menurut saya, kita, dengan otak kita yang super keren ini, kita ga akan bisa kemana-mana , ga bisa memfasilitasi diri dan orang lain. 

Justru dengan deep dive ke dalam dunia awareness/ diri kitalah, baru kita bisa melihat segala sesuatunya As It Is. Dan dengan demikian bisa memfasilitasi diri kita untuk berubah ke arah yang lebih baik dan memfasilitasi orang lain yang meminta perubahan. Karena tujuan dari hidup ini adalah Change. 

Otak yang penuh dengan conclusion/ kesimpulan hidup, malah membuat kita stuck di tempat . Hanya sebuah willingness dan kerendahan hati untuk mau menerima diri kitalah, memahami diri kita dan melihat kepada keseluruhannya yang utuh, yang bisa membuat kita menjadi sebuah tangan kepanjangan/berkat Tuhan dan menikmati hadiah kehidupan yang Tuhan berikan sama kita ini dan berubah kearah tujuan penciptaan Tuhan mula mula sama kita. 

Sekarang, sambil saya nulis ini pun, saya masih terkekeh kekeh, ngetawain diri saya dan kebloonan diri saya sebelumnya πŸ˜‚πŸ€£, sambil enjoy the excitement, menikmati betapa indahnya hidupku ini dan hidup masa depanku yang penuh dengan keberkatan yang melimpah. 

Sekiannnn dan terimakasihhhhh sekali lagii 
Lily Tasman.
Bandung
IG. @lilytasman

 Hello, Sahabat Ceria!

Apa yang terlintas di pikiran kalian membaca judul di atas? Iya, Talk To the Entities, alias berkomunikasi dengan para entitas? 


Bagaimana jika ternyata, apa yang selama ini kalian yakini sebagai bentuk/wujud, atau penampakan dari para entitas (yang gaib) itu adalah hanya terbentuk dari mendengar cerita atau tuturan dari orang lain, dan kemudian kalian terima, akui, dan akhirnya sepakat bahwa begitulah bentuk/perwujudannya. Atau memang begitu lah aromanya, rasanya, auranya, atau apa lah.... 

Semua terbentuk karena kalian mengakuinya, menerimanya, dan menyetujuinya, berdasarkan apa kata mereka. 😊

Bagaimana jika ternyata..., semua itu BUKAN lah DEMIKIAN. Bagaimana bila semua yang selama ini kalian ketahui dan percayai sebagai hal benar tentang entitas ternyata TIDAK BENAR? 

Bagaimana bila entitas itu ternyata tidak menyeramkan, tidak mengerikan, melainkan riang gembira? Lucu dan asyik untuk diajak berteman?

Bagaimana bila problem yang muncul selama ini adalah dikarenakan ketidakpahaman kalian akan energi dan entitas? Sehingga kalian beranggapan bahwa dunia yang satu ini begitu menakutkan, padahal kenyataannya adalah dunia entitas, spirits, makhluk gaib, dan manusia itu sendiri adalah menarik banget! 

Bagaimana bila ada kelas khusus untuk mengenal, belajar, dan berlatih memahami fungsi kesadaran diri kita terhadap dunia energi dan entitas?

Talk To The Entities - Series 

Nah, dr. David Budi Wartono, fasilitator Talk to The Entities, bakalan bikin sebuah FREE - TALK SHOW  yang akan memberikan pencerahan tentang hal ini, nih, via Zoom pada tanggal 14 Agustus 2021 nanti. Untuk kalian yang berminat, boleh banget mendaftar pada Zoom link pendaftaran ini ya!

Tenang, kalian ga  harus kemana-mana, ga harus masuk ke dalam kegelapan, apalagi ke tempat-tempat scary dan uji-nyali, hehe, cukup duduk manis, konek ke internet, dan masuk ke Zoom room, lalu bersama teman-teman lainnya, kita serap ilmu tentang entities ini, sip? 

Pasti bakalan menyenangkan, deh. Atau malah menjadikan kamu kepo untuk masuk ke kelas selanjutnya? Seri kelasnya ada pada banner di atas, tuh! 

Nah, Sahabat ceria, tunggu apalagi? Yuk, segera cek energi kalian, apakah merasa terpanggil untuk mendaftar dan ikutan Free Zoom call ini? Jika iya, segera bertindak, save the seat, don't miss the ship! 

Tujuan dari kelas Access adalah menciptakan dunia yang berkesadaran dan berkesatuan. Kesadaran meliputi semuanya dan tidak menghakimi apa pun juga. Talk to The Entities memiliki tujuan menciptakan kesadaran dan level kesadaran yang lebih terhadap entitas, spirits, makhluk halus, dan juga manusia. 

Seperti apa bentuknya dunia bila tanpa ketakutan atau penghakiman terhadap entitas, melainkan kemudahan, keterbukaan, menyertakan, dan mempertanyakan segalanya? 

Apakah memilih dan mempelajari kelas ini akan membuka kesadaranmu lebih baik dan membuat hidupmu lebih bahagia, mudah, dan menyenangkan? Check your energy! πŸ‘Œ

Join grup Whatsappnya di sini, deh! Talk To The Entities Taster Whatsapps Group


Bandung, 8 Agustus 2021

Hidup Ceria Team. 



Halo, Sahabat Ceria!

Pasti pernah atau malah sering mendengar tentang facelift? Dan kemungkinan besar ingatan atau pengertianmu adalah tentang teknik peremajaan wajah seseorang melalui pengencangan/pengangkatan bagian-bagian tertentu dari wajah agar terlihat kembali muda, cantik, dan kencang? Begitu bukan? Atau malah langsung membayangkan bahwa ada teknik operasi yang dilakukan dalam upaya facelift tersebut?

Nah, bicara tentang facelift, sebenarnya ada beberapa teknik dari facelift atau upaya yang bisa dilakukan untuk peremajaan wajah seseorang, jadi ga cuma dengan teknik operasi, loh! Misalnya dengan teknik akupuntur, totok wajah, totok aura, atau proses pengaliran energi (Access Energetic Facelift). 

Dan pada postingan kali ini, HidupCeria mau ngasih info menarik tentang teknik ajaib dan emeijing bernama Access Energetic Facelift, nih! Yang mana, teknik ini akan difasilitasi oleh Dr. David Budi Wartono di kelas Access Energetic Facelift, yang akan berlangsung pada tanggal 22 Agustus 2021 nanti!



Tentang Access Energetic Facelift.

Seperti yang tertulis pada website resminya, 
"The Access Energetic Facelift is a wonderful way to rejuvenate the face and reverse the signs of aging on the face and throughout the entire body."

Yang secara bebas bisa kita artikan sebagai "salah satu cara ajaib untuk meremajakan kembali wajah dan seluruh tubuh, serta menghambat tanda-tanda penuaannya."

The gentle soothing touch applied to your face and neck works with your body's cells to restore, enliven and rejuvenate. 

Sentuhan lembut oleh praktisi Access Facelift pada wajah dan leher klien, akan mengaktifkan sel-sel tubuhnya untuk bekerja memulihkan, menghidupkan, dan meremajakan wajah dan tubuh si klien. 

While receiving an Access Facelift, many different energies are applied to the body and face, and there are many possibilities to discover what can be released. What if you could dissipate everything you have judged about your face? 

Ketika dalam process terapi ini, akan banyak sekali energi berbeda yang akan aktif mengalir di dalam tubuh dan wajah, sehingga berpeluang untuk melepaskan berbagai penghakiman yang selama ini tertanam tanpa sadari di dalam tubuh baik terhadap wajah mau pun tubuhnya. 

Sumber: Website Resmi Access Consciousness

Sekilas tentang Penghakiman Yang Tanpa Sadar Kita Berikan Pada Wajah dan Tubuh Kita.

Pernah ga, sih, Sahabat Ceria...., kalian itu... ketika berdiri di cermin dan menatap wajah sendiri, tanpa sadar pikiran atau malah mulut kalian berdesis begini, "Duh, kok muka aku kusam banget ya sekarang?" 
Atau
"Duh, gile, ini wajah aku menua banget yak? OMG!"
Atau
"Hayyah, gue ubanan? Seriously?" 
Atau
"Anjirr, ini body gue melar banget!"
Dan...., berbagai penghakiman lainnya yang tanpa rasa bersalah terus saja kita lemparkan ke wajah dan body kita?

Itu baru dari diri sendiri, loh! Belum lagi penghakiman dari orang-orang lain, baik yang di sekitar kita, atau malah bullying dari sosial media! 

Tahukah kalian, Sahabat Ceria, bahwa penghakiman-penghakiman ini, jika kita sepakat (tanpa sadar atau malah dengan sadar) mengakuinya, menyetujuinya (agreed and aligned with it), maka hasilnya akan mewujud nyata dalam realita! 

Yess, definitely, loh!

Nah, si Access Energetic Facelift ini, yang berupa rangkaian beberapa energi yang akan kita akftifkan di dalam tubuh (selama proses terapi) akan bekerjasama dengan sel-sel tubuh kita, untuk meremajakan kembali wajah dan seluruh tubuh, serta menghambat tanda-tanda penuaannya."

Ha? Really? Emang bisa? 

Yup, bisa donk! 

Energi Access Facelift adalah salah satu bentuk body process dari Access Consciousness yang powerful banget, dan karena setiap tubuh itu beda-beda daya serapnya, maka efek dari facelift itu sendiri juga akan berbeda-beda pada setiap orang, tergantung pada kondisi tubuh dan kebutuhan masing-masing klien. 

Tubuh kita yang cerdas, akan bekerja sama dengan energi ini untuk membatalkan penghakiman-penghakiman yang tertanam di dalam pikiran kita selama ini, dan bekerja secara harmonis dengan energi yang mengalir selama proses terapi berlangsung, mendeteksi kebutuhan wajah dan tubuh, sehingga memberi efek yang berbeda pada setiap klien. Namun secara umum, testimoni dari banyak klien/pasien dari berbagai negara di dunia, yang telah merasakan pengalaman terapi ini, adalah sebagai berikut:

  1. Klien merasa jauh lebih santai, baik dalam penampilan dan sikap. Tidak gampang terpengaruh oleh penghakiman orang lain terhadapnya.
  2. Lebih bersinar dan terlihat jauh lebih muda
  3. Bangkit dan bersemangat serta berenergi
  4. Berkurangnya kerutan, garis dan bengkak (ini setelah menjalani beberapa sesi).
  5. Kulit lebih halus, lebih kencang dan bercahaya
  6. Adanya engangkatan rahang dan alis, pengencangan leher, pengangkatan payudara, pengencangan bokong dan pengangkatan seluruh tubuh. (Tiap orang beda-beda sih efeknya, ya!)
  7. Mengurangi jaringan dan parut serta pigmentasi
  8. Membersihkan kondisi kulit yang meradang, gatal dan meletus.
  9. Alis kembali ke warna aslinya (dari yang abu-abu)
  10. Berhentinya kebotakan setelah menjalani 4-5 sesi 
  11. Jarak Penglihatan/visi menjadi lebih baik.
  12. Pandangan mental membaik.
  13. Dll.
Seperti yang kami sampaikan di atas, bahwa setiap tubuh akan menerima efek/manfaat yang berbeda, loh, ya, tergantung kondisi dan kebutuhan tubuh itu sendiri. 

Nah, gimana, Sahabat Ceria? Seru banget kan? Dan kebayang ga nih jika kalian bisa menjadi praktisi dari Access Energetic Facelift ini, berapa banyak manfaat dan possibilities yang terbuka? Yuk, mumpung Dr. David Budi akan mengadakan kelasnya pada tanggal 22 Agustus 2021 nanti, yuk, cek energi kamu apakah kamu terpanggil untuk mengikuti kelas ini. Jika iya, bisa hubungi kontak person di bawah ya. 

Contact person untuk pendaftaran bisa menghubungi
Alaika Abdullah
WA. 0815 7346 2990

Info lengkap ada pada banner di atas, and see you in the class? 😊

Bandung, 6 Agustus 2021
Hidup Ceria Team

ℍ𝕒𝕝𝕠, π•Šπ•’π•™π•’π•“π•’π•₯ β„‚π•–π•£π•šπ•’.
π•Šπ•–π•π•’π•žπ•’π•₯ 𝕕𝕒π•₯π•’π•Ÿπ•˜ π••π•š π•£π•¦π•žπ•’π•™ π•œπ•’π•žπ•š!
𝕃𝕠𝕙, π•œπ• π•œ π•₯π•–π•£π•π•šπ•™π•’π•₯ π•“π•šπ•Ÿπ•˜π•¦π•Ÿπ•˜? π•ƒπ•’π•˜π•š π•”π•’π•£π•š π•šπ•Ÿπ•—π•  𝕒𝕑𝕒, π•Ÿπ•šπ•™? 😊

Udah bener, loh, ini memang rumah virtual β„π•šπ••π•¦π•‘ β„‚π•–π•£π•šπ•’, yang berisikan informasi-informasi seputar berbagai tools dari 𝔸𝕔𝕔𝕖𝕀𝕀 β„‚π• π•Ÿπ•€π•”π•šπ• π•¦π•€π•Ÿπ•–π•€π•€ dalam Bahasa Indonesia, dan memang khusus dipersembahkan untuk kamu-kamu yang sedang mencari jalan dalam membuka peluang untuk merubah kehidupanmu menjadi jauh lebih baik.



Hidup ini memang penuh dengan realita kehidupan yang pada umumnya bukanlah seperti yang kita harapkan atau inginkan. Sering kali kita mendapati kenyataan di mana seseorang (atau malah diri kita sendiri?) yang terpaksa menjalani kehidupan ini dalam rasa yang perih, carut-marut, penuh drama dan jauh dari impian. Hayo, kamu termasuk yang kisah hidupnya seperti ini? 😁

Tahukah kamu bahwa sebenarnya kita ini adalah infinite being alias makhluk tak terbatas, yang jika paham ilmunya, maka kita bisa menciptakan kehidupan yang berkemudahan, riang dan mulia?

Yup, beneran. Sebagai infinite being, kita ini sangat  powerful,  loh!
Apalagi jika kita mampu memberdayakan energi alam semesta bagi kebaikan kita dan sesama, maka hidup berkemudahan, riang dan mulia itu tak perlu harus digapai dengan "berdarah-darah", kerja keras yang tiada henti, dan penuh dengan air mata.

Hidup nyaman, berkemudahan dan bahagia ini, bisa banget kita gapai dengan ease, smart dan dalam langkah yang riang gembira.

Wow, kok kesannya indah banget yak? Sounds "too good to be true" bagi telinga dan langsung dibantah oleh logika? 😁 

Eits, sebenarnya ini beneran, loh! Pasti kamu sering mendengar ungkapan atau anjuran yang semakin sering berseliweran di telinga, yaitu "work SMART towards your dream!", bukan "work HARD to achieve it" kan?

Yang kalo dalam versi bahasa kita tuh, bisa kita terjemahin secara bebas seperti ini, "bekerjalah dengan cerdas dalam mencapai impianmu, bukan bekerja keras tanpa henti untuk menggapainya."

Nah, 𝔸𝕔𝕔𝕖𝕀𝕀 β„‚π• π•Ÿπ•€π•”π•šπ• π•¦π•€π•Ÿπ•–π•€π•€ itu mengajarkan kepada kita banyak sekali ilmu-ilmu keren yang bisa kita aplikasikan di dalam kehidupan ini. 𝔸𝕔𝕔𝕖𝕀𝕀 β„‚π• π•Ÿπ•€π•”π•šπ• π•¦π•€π•Ÿπ•–π•€π•€ memfasilitasi diri kita untuk mampu berada dalam state of consciousness alias penuh kesadaran, atau dengan kata lain, berkemampuan untuk hadir di dalam kehidupan kita setiap saat, tanpa penghakiman tentang diri kita atau siapa pun, sehingga dengan berada dalam sisi seperti ini, akan membantu kita untuk lebih mudah dalam beraktivitas dan berkarya, serta menjadi mudah dalam melangkah menggapai hidup yang berkemudahan, riang dan mulia.

Ops, kok malah jadi penasaran gitu, sih, membaca kalimat di atas? Atau malah jadi bingung dan ga sabar ingin mengetahui lebih lanjut? Coba deh kamu lanjut ke tulisan "Apa itu Access Consciousness" ini, ya!

Salam,
Hidup Ceria Team.




Newer Posts Older Posts Home

Search This Blog

ABOUT ME

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Talk to The Entities - Hayo, Siapa yang Berminat Gabung?
  • Apakah Kamu/Anakmu/Pasanganmu Mengidap Depresi Tersembunyi? Kenali Gejalanya, yuk, sebelum hal buruk terjadi.
  • Kelas Body Process - Series for All Issues about Money

Categories

  • bars 5
  • Blog 11
  • Body Process 5
  • event 3
  • facilitator 1
  • Info 3
  • jadwal 2
  • kelas 5
  • location 1
  • mitasampepajung 1
  • Testimoni 7
  • tools 1
  • welcome 1
Powered by Blogger.

Breathwork (Olah Napas)

Blog Archive

  • ▼  2022 (5)
    • ▼  July (2)
      • Breathwork (Olah Napas)
      • Apakah Kamu/Anakmu/Pasanganmu Mengidap Depresi Ter...
    • ►  June (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2021 (16)
    • ►  December (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (1)
    • ►  June (4)
    • ►  May (3)
    • ►  March (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2020 (14)
    • ►  November (4)
    • ►  October (1)
    • ►  September (6)
    • ►  August (3)

Popular

  • Talk to The Entities - Hayo, Siapa yang Berminat Gabung?
    Talk to The Entities - Hayo, Siapa yang Berminat Gabung?
     Hello, Sahabat Ceria! Apa yang terlintas di pikiran kalian membaca judul di atas? Iya, Talk To the Entities, alias berkomunikasi dengan par...
  • Testimoni Lily Tasman Tentang Kelas Talk to The Entities
    Testimoni Lily Tasman Tentang Kelas Talk to The Entities
    Testimoni Lily Tasman untuk HidupCeria tentang Kelas Talk To the Entities. Halo, Sahabat Ceria! Semoga pada sehat dan tetap semangat dalam ...
  • WELCOME!
    WELCOME!
    ℍ𝕒𝕝𝕠, π•Šπ•’π•™π•’π•“π•’π•₯ β„‚π•–π•£π•šπ•’. π•Šπ•–π•π•’π•žπ•’π•₯ 𝕕𝕒π•₯π•’π•Ÿπ•˜ π••π•š π•£π•¦π•žπ•’π•™ π•œπ•’π•žπ•š! 𝕃𝕠𝕙, π•œπ• π•œ π•₯π•–π•£π•π•šπ•™π•’π•₯ π•“π•šπ•Ÿπ•˜π•¦π•Ÿπ•˜?...

Oddthemes

Copyright © HIDUP CERIA. Designed by OddThemes